Menjadi seorang
ketua bagian keamanan di asrama, bukanlah hal yang mudah. Namun bukan hal yang
menyedihkan juga selama kita ikhlas menjalaninya, Lillah. Aku tinggal di kamar
2 di asrama Thoif A. Walau pun biasanya ketua bagian keamanan asrama tinggal di
satu kamar dengan kedua ketua asrama di kamar 3, ini bukan hal yang terlalu
penting untukku.
Sampai pada
suatu hari di mana salah satu dari ketua asramaku harus memegang amanah menjadi
kader di Bagian Koperasi Dapur OPPM, aku tertunjuk untuk menggantikan posisinya
menjadi ketua asrama di asramaku saat itu. Aku tak menyangka dan tak pernah
berpikir sebelumnya mengenai hal ini. Tapi ini amanah, tetaplah harus dijalani
dengan baik. Walau pun menurutku ini adalah sebuah tantangan besar untuk menjadi
sosok seseorang yang sebenarnya jauh dari karakter diriku sendiri.
Karakteristik seorang ibu ynag mengayomi, seorang kakak yang mendengar keluh
kesah, tapi hal ini tidah terlalu sulit bagiku. Tapi sosok seorang sahabat yang
selalu menemani adik-adik kelasku adalah sangat sulit untukku pelajari. Belum
lagi partner ketua asramaku yang terkesan cuek dengan keadaan asrama dan
anggota asrama. Sebut saja dia Dafdiy. Nama panggilan yang diambil dari
singkatan nama aslinya Dafiyah Diyanah Syauqiyyah.